FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TUMBUH BALITA USIA 3-5 TAHUN DI PAUD AMALLIDA MULIA DESA MAINAN KABUPATEN BANYUASIN TAHUN 2017

Rhipiduri Rivanica

Abstract


Sekitar 16% dari anak usia di bawah lima (balita). Indonesia mengalami gangguan perkembangan saraf dan otak mulai ringan sampai berat, setiap dua dari 1.000 bayi mengalami gangguan perkembangan motorik serta satu dari 100 anak mempunyai kecerdasan kurang dan keterlambatan bicara. Jumlah balita yang berada di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Amallida Mulia Desa Mainan Kabupaten Banyuasin pada tahun 2017 sebanyak 40 orang.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tumbuh balita usia 3-5 tahun di PAUD Amallida Mulia Desa Mainan Kabupaten Banyuasin tahun 2017. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pedekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2017 – Januari 2018.
Hasil penelitian diketahui bahwa distribusi frekuensi responden tumbuh kembang normal 29 responden (72,5%), status gizi normal sebanyak 26 responden (65%), pengetahuan baik sebanyak 25 responden (62,5%), pendidikan tinggi sebanyak 28 responden (70%), status ekonomi tinggi sebanyak 31 responden (77,5%). Ada hubungan status gizi (p value = 0,007), pengetahuan p value = 0,000), pendidikan (p value = 0,000), status ekonomi (p value = 0,001) dengan tumbuh kembang anak balita usia 3-5 tahun di PAUD Amallia Mulia. Diharapkan bisa menjadi masukan dalam meningkatkan tumbuh kembang yang optimal dan normal sesuai dengan usia anak balita.

Kata Kunci : Tumbuh kembang; status gizi; pengetahuan; pendidikan; status ekonomi


Full Text:

PDF

References


Ambarwati, dkk. 2013. Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang stimulasi tumbuh kembang dengan perkembangan anak uia 12-36. Jurnal Akbid Yogyakarta

Dinas Kesehatan Kota Palembang. 2016. Profil Kesehatan Kota Palembang. Palembang: Dinkes.

Dwimaulina. 2007. Hubungan pengetahuan ibu tentang

status gizi dan tumbuh kembang anak serta stimulasi psikososial dengan perkembangan kognitif anak usia 2-5 tahun Jurnal.

Fatimah. 2012. Hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan anak di RA Darussalam Desa Sumber Waluyo Jogoroto Jombang. Jurnal UNIPDU. Jombang.

Herlina. 2011. Hubungan tingkat pendidikan dengan pengetahuan ibu tentang perkembangan motorik kassar anak praekolah (usia 4-6 tahun). Jurnal STIKES Dian Husada Mojokerto.

Kartika. 2000. pola pemberian makanan anak (6-18 bulan) dan hubungannya dengan pertumbuhan anak ada keluarga mikin dan tidak miskin. Jurnal.

Maria dan Adriani. 2009. Hubungan pola asuh, asih dan asah dengan tumbuh kembang anak balita usia 1 – 3 tahun. Jurnal Departemen Gizi Kesehatan

Notoatmodjo, Soekidjo. Metodologi Penelitian. Jakarta: Salemba Medika

Profil PAUD Amallia Mulia Desa Mainan tahun 2017.

Rahmawati dan Rosita. 2013. Gambaran Pengetahuan Ibu tentang Tahapan

Vol. 1 No. 1 Desember 2018 Jurnal Kesehatan Lentera ‘Aisyiyah ISSN: 2654-8445

UPPM Akademi Keperawatan ‘Aisyiyah Padang 34

Perkembangan Balita di Posyandu Nusa Indah Desa Pelem Kerep Kec. Mayong Kab. Jepara

Rivanica Rhipiduri & Oxyandi Miming. 2016. Buku Ajar Deteksi Dini Tumbuh Kembang dan Pemeriksaan Bayi Baru Lahir. Jakarta: Salemba Medika.

Soetjaningsih. 2013. Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahannya. Jakarta: Agung Seto.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.