HUBUNGAN DUKUNGAN DAN BEBAN KELUARGA DENGAN TINGKATAN SKIZOFRENIA

Edo Gusdiansyah

Abstract


Skizofrenia merupakan suatu sindrom klinis atau proses penyakit yang mempengaruhi kognitif, persepsi, emosi, perilaku, dan fungsi sosial. Diperkirakan sekitar 26,2% mengalami gangguan jiwa meningkat setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan dukungan dan beban keluarga dengan skizofrenia. Jenis penelitian adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja puskesmas Lubuk Buaya Padang, pada bulan Februari sampai dengan Agustus 2017. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan skizofrenia berjumlah 98 orang dengan sampel 80 orang, dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan wawancara, analisis data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62,5% pasien dengan skizofrenia, 60,0% dukungan keluarga kurang baik dan 56,3% beban keluarga tinggi. Hasil uji statistik terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga (p= 0,000) dan beban keluarga (p= 0,003) dengan skizofrenia. Apabila keluarga memiliki dukungan yang baik maka kien akan patuh minum obat, dan keluarga tidak merasa terbebani atas kehadiran klien dan menerika kekurnan klien. Diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya perawat memberikan penyuluhan, pembentukan kader kesehatan jiwa dan home visit kepada keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan skizofrenia sehingga keluarga lebih mengetahui lagi pentingnya pemberian obat dan dukungan untuk mencegah kekembuhan terhadap pasien skizofrenia.

Kata Kunci: Skizofrenia; dukungan keluarga; beban keluarga


Full Text:

PDF

References


Andreansen, Nancy (2008). Broken Brain, The Biological Revolution in Psychiatry. Yogyakarta: Nuha Medika.

Dinas Kesehatan Kota Padang. (2016). Profil Kesehatan Kota Padang 2016. Padang.

Direja Surya Ade Herman. (2011). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Jiwa. Yogyakarta: Nuha Medika.

Fontaine, K.L. (2009). Mental Health Nursing Sixth Edition, New Jersey: Pearson Education Inc.

Friedman, M.M, Bowden, O & Jones, M. (2010). Keluarga: Teori dan Praktek: alih bahasa, Achir Yani S, Hamid (et al) : editor edisi bahasa Indonesia, Estur Tiar, Ed.5. Jakarta: EGC.

Harnilawati. (2013). Konsep dan Proses Keperawatan Keluarga. Jakarta: Pustaka As Salam

Hawari, D (2009). Pendekatan Holistik Pada Gangguan Jiwa Skizofernia. Jakarta: FK-UI.

Isaac, Ann (2009). Panduan Belajar Keperawatan Kesehatan Jiwa dan Psikiatri. Jakarta: EGC.

Keliat, B.A (2016). Peran Serta Keluarga dan Perawatan Klien Gangguan Jiwa. Jakarta: EGC.

Keliat, B.A (1999). Proses Kesehatan Jiwa. Edisi 1. Jakarta: EGC.

Kristiani Bayu Santoso. (2011). Dukungan Keluarga Mempengaruhi Kepatuhan

Minum Obat Pasien Skizofrenia. Malang. Skripsi. Fakultas Ilmu Kesehatan Kota Malang. Diakses tanggal 12 Februari 2017. Google Cendikia.

Maramis, W.B. (2009). Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa. Surabaya. Airlangga University Press.

Nasir, A & Muhith, A.(2011). Dasar-Dasar Keperawatan Jiwa. Jakarta: Salemba Medika.

Notoatmodjo, (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Prinda Kartika Mayang Ambari. (2010). Hubungan Antara Dukungan Keluarga dengan Keberfungsian Sosial pada Pasien Skizofrenia Pasca Perawatan di Rumah Sakit. Jurnal Diterbitkan, Semarang: Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, Semarang.

Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). (2013). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan, Republik Indonesia: Jakarta.

Rohana, Fatma Zahra. (2016). Hubungan Dukungan Instrumental dengan Beban pada Anggota Keluarga Skizofrenia di Poli Klinik Keperawatan Jiwa RSJ Grhasia Provinsi DIY Tahun 2016. Jurnal Diterbitkan, Yogyakarta: Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammdiyah Yogyakarta.

Vol. 1 No. 1 Desember 2018 Jurnal Kesehatan Lentera ‘Aisyiyah ISSN: 2654-8445

UPPM Akademi Keperawatan ‘Aisyiyah Padang 54

Saputra, Rega (2011). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien yang Mengalami Gangguan Jiwa di Poli Rawat Jalan RSJD Surakarta Tahun 2011. Jurnal diterbitkan. Surakarta: FIK Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Stuart.G. (2009). Principles and Practice of Phychiatric Nursing. 9th ed. St Louis: Mosby.

Stuart, G.W & Sundeen. (1995). Principles and Practice of Psychiatric Nursing. Th

Tunjung Laksono Utomo. (2013). Hubungan Antara Faktor Somatik, Psikososial dan Sosio-Kultur dengan Kejadian Skizofrenia di Instalasi Rawat Jalan RSJD Surakarta. Jurnal diterbitkan. Surakarta: Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Treasaden, Ian. H (2011). Emergencies in Psychiatry. London. Oxford University Press.

Videbeck, S. L (2008). Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Jakarta: EGC.

Yudi Pratama. (2013). Hubungan Keluarga Pasien Terhadap Kekambuhan Skizofrenia di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Jiwa Aceh. Aceh. Skripsi. Fakultas Ilmu Kesehatan Aceh. Diakses tanggal 15 April 2014.

Yunus, Taufik. (2014). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kekambuhan pada Pasien Skizofrenia di Poliklinik

Rumah Sakit Jiwa Grhasia DIY. Jurnal diterbitkan. Yogyakarta: Program Studi Ilmu Keperawatan Stikes Aisyiyah Yogyakarta.

Yosep, Iyus (2011). Keperawatan Jiwa. Bandung: Refika Aditama


Refbacks

  • There are currently no refbacks.